Rabu, 01 Februari 2017

Amanat Kepada Orang Muda

PENDAHULUAN
Pasal 1 – membangun karakter untuk kekekalan
          Perhatian saya yang amat besar terhadap orang muda, dan sangat rindu melihat mereka bergumul mencapai karakter Kristiani yang sempurna, rajin belajar dan tekun berdoa untuk meraih pelatihan yang perlu ada dan pelayanan yang berkenan dalam pekerjaan Tuhan. Saya rindu melihat mereka untuk saling membantu mencapai tingkat dalam pengalaman Kristiani.
          Kristus datang mengajarkan jalan keselamatan kepada keluarga manusia, dan Ia membauat jalan itu begitu rata sehinggaanak kecil pun dapat berjalan diatasnya. Ia mengajak para muridNya untuk mengikuti dan mengenal Tuhan, sembari mengikuti pimpinan-Nya setiap hari, mereka belajar perjalanan-Nya yang dipersiapkan bagaikan fajar terbit.
          Anda telah mengamati terbitnya metari, dan datangnya siang pelan-pelan di atas bumi di langit. Perlahan – lahan fajar menyingsing hingga matahari terbit; dan sinar itu semakin terang dan panas serta memuncak pada tengah hari. Inilah satu kiasan indah yang Allah rindukan terjadi bagi anak-anak-Nya dalam penyempurnaan pengalaman Kristiani. Sementara setiap hari berjalan dalam terang-Nya, dengan penurutan kepada semua perintah-Nya, maka pengalaman kita semakin bertumbuh dan bertambah  hingga kedewasaan penuh dalam Yesus Kristus.
          Orang muda perlu selalu memandang pada arah yang telah ditempuh Kristus. Setiap langkah adalah tindakan mengalahkan. Kristus tidak datang ke dunia sebagai raja, untuk memerintahkan bangsa-bangsa. Ia datang sebagai orang yang hina, untuk dicobai, dan menaklukkan pencobaan, demikian juga kita harus ikuti untuk lebih mengenal Tuhan. Dalam mempelajari kehidupan-Nya, kita akan mengatahui betapa banyak yang dilakukan Allah kepada anak-anak-Nya melalui Kristus. Dan kita akan mengetahui juga betapa pun besarnya cobaan yang kita alami, tidak melebihi apa yang dirasakan kristus, agar kita memahami jalan, kebenaran dan kehidupan. Oleh hidup yang selaras dengna teladan-Nya, hendaklah kita menghargai pengorbanan-Nya dmi kita sendiri. Orang muda telah dibeli dengan harga yang mahal, yakni daran Anak Allah. Renungkanlah pengorbanan Bapa yang membiarkan anak-Nya untuk melakukan pengorbanan ini.
          Renungkanlah apa yang Kristus telah korbankan ketika mengingalkan istana dan takhta kerajaan surge, menyerahkan hidup-Nya sebagai korban harian untuk manusia. Ia dipersalahkan dan dilecehkan. Ia menanggung segala nista dan hinaan yang ditumpukkan orang-orang jahat kepada-Nya. Dan apabila pelayanan di dunia selesai, Ia menderita kematiannya dia atas salib. Renungkanlah, penderitaan-Nya di atas salib, paku-paku yang ditancapkan pada tangan dan kaki-Nya, olok-olokan dan hinaan dari mereka yang akan diselamatkan-Nya, dan ketika wajah Bapa tersembunyi daripada-Nya. Tetapi, dengan segala hal ini Kristus memungkinkan semua orang dapat memiliki hidup memenuhi ukuran kehidupan Allah.

Sahabat yang Setia
          Ketika Kristus naik ke surga kepada Bapa, Is tidsk meningglkan para pengikut-Nya tanpa penolong. Roh kudus, perwakilan-Nya, dan para malaikat surge, sebagai roh-roh yang melayani, telah diutus kepada mereka yang bergumul dalam peperangan iman. Ingatlah selalu bahwa Yesus penolong Anda. Tidak ada selain Dia yang mengerti keganjilam-keganjilan tabiat Anda. Ia selalu memperhatikan Anda, dan jika anda mau dipimpin-Nya, ia akan melimpahkan di sekitar anda pengaruh-pengaruh kebaikan untuk menyanggupkan Anda melakukan semua kehendak-Nya bagi Anda.
          Dalam hidup ini kit atengah mempersiapkan diri kepada kehidupan mendatang. Tidak lama lagi kita akan menghadapi pemeriksaan besar, dimana asaetiap jiwa mencari kesempurnaan karakter Kristiani, dan harus menjawab beberapa ujina pertanyaan: apakah anda menjadi teladan agar orang lain selamat mengikutinya? Apakah anda memlihara jiwa-jiwa yang harus memberikan pertanggungjawaban? Bala tentara surga memperhatikan para pemuda; dan sangat rindu agar Anda memenangkan ujian itu,dan kepada Anda akan diucapkan kata- kata ini,” baik sekali perbuatanmu itu; hai hambaku yang baik dan setia;… masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
          Hendakklah para orang muda mengingat bahwa kini mereka harus membangun karakter untuk kekekalan, dan bahwa Allah menuntut mereka melakukan yang terbaik. Biarlah orang tua yang lebih berpengalaman menjadi para pemuda; bilaman mereka melihat para pemuda ini dicobai, ajaklah mereka ke suatu tempat, berdoalah dengan mreka dan untuk mereka. Tuhan ingin kita mendalami perngorbanan Kristus bagi kita melalui memperhatikan keselamatan mereka yang akan diselamatkan-Nya. Jika orang muda mencari Kristus, Dia akan membuat usaha mereka berhasil.—The Youth’s Instructor, 21 November  1911.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar