Kamis, 09 Februari 2017

Kemenangan Akhir - Bab 1

Bab I. Keruntuhan Kota Yerusalem

(lukas 19:42-44) – keadaan Yerusalem. Bait suci berdiri dengan keelokkan yang sempurna, pada musim paskah, Yesus melihat kota itu dan Ia diliputi oleh dukacita yang tiba-tiba dan misterius bukan karena kedukaan yang biasa, tetapi penderitaan yang berat yang tak tertahankan.
        Yesus mengetahui apa yang akan terjadi bagi dirinya sebagai korban domba, dan dia juga melihat betapa Jerusalem yang indah ini akan binasa bersama ribuan penduduknya. Mereka binasa karena kebutaan dan kedegilan mereka karena menolak Kristus, padahal kristus sendiri datang untuk mereka pada zaman itu.
        Yesus menangis karena dia bisa melihat nubuatan yang akan terjadi bagi Yerusalem. Selama 3 tahun terang Tuhan dan kemuliaan itu telah ada diantara murid-Nya (Kisah 10:38) ia melayani kebutuhan orang-orang yang meringankan penderitaan mereka, membujuk mereka untuk menerima Hidup. Bilamana Kristus harus digantungkan di kayu salib golgota maka berakhirlah kesempatan Israel sebagai yang dipilih dan diberkati Allah.Dosa besar seorang Yahudi adalah penolakkan akan Kristus.
        Bait suci pertama ( zaman Salomo) : sangat megas, hadirat Allah (Shekinah Glory) hadir.
        Bait suci kedua( zaman Nehemia) : megah, tapi tidak semegah yang pertama, Kristus selalu hadir tiap tiap sabat di tempat ini.

        Dalam kehadiran Kristus, dan hanya dalam hal inilah, kemuliaan bait suci kedua melebihi bait suci yang pertama. Bilamana tanda amaran kelihatan, mereka yang meluputkan diri tidak boleh bertangguh. Mereka(penduduk Yerusalem) membencu Kristus, oleh karena kesucian-Nya dan kekusudan-Nya menyatakan kejahatan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar